15 Apr 2020

Sawan dan ilmu titen


SAWAN DAN ILMU TITEN

Simbok bertanya serius, "Jane virus itu apa tho..?!?. Tiap hari kok beritanya virus terus di tipi."

"Virus itu sejenis SAWAN, Mbok! Nggak keliatan tapi kalau nulari bisa membuat orang demam tinggi, batuk-batuk, sesak nafas, kalau tidak kuat bisa mati," Tak bilangin gitu biar mudeng... Kalau diijelasin pakai ilmu virologi malah mumet Simbokku 🀭🀭🀭

"Eeee... Sawan to," Manggut-manggut ngerti.

"Makanya jangan kumpul2 dulu. Kalau terpaksa kumpul2 jaga jarak 1 meter. Sebelum masuk rumah cuci tangan yang bersih pakai sabun, masuk rumah jangan langsung gendong cucu atau menyentuh apapun, langsung ke kamar mandi. Mandi yang bersih, pakaiannya direndam pakai detergen terus dicuci. Setelah itu baru boleh ngapa2in. Virus itu nggak bahaya kalau kita sehat. Tapi kalau punya penyakit sesak nafas, diabetes, darah tinggi dll bisa bahaya sekali. Nahhh, biar sehat banyak-banyak minum air perasan lemon, wedang jahe/kunyit/temulawak, rebusan daun sirih atau daun kelor..."

"Wis wis, aku wis mudeng. Dari dulu kan aku juga mengajari kalian seperti itu. Cuci tangan dan kaki sebelum masuk rumah sampai tak sediakan gentong di depan rumah. Tapi katamu jangan percaya mitos. Sawan2 opo.
Tak tanamkan kelor dan sirih, tapi kamu nggak mau makan sayur bening kelor malah pilih makan mie instan. 
Tak buatkan jamu temulawak, kunir asem, kunci supaya biar sehat, tapi kamu pilih minum obat buatan Londo karo Amerika... Sekarang ada virus saja baru ingat cuci tangan dan minum jamu."

"Iya ya, Mbok!" Mikir keras πŸ€”πŸ€”πŸ€”

"Orang tua2 zaman dulu itu walaupun bodoh, tapi nggak ngawur, mereka itu pakai ilmu "titen" kalau sekarang namanya penelitian itu lo... Dititeni misalnya kenapa kok kalau ada orang meninggal anak-anak sering panas demam. Oo rupanya Bapak/Ibunya ikut melayat. Berarti orang pulang melayat itu bawa penyakit. Akhirnya dicoba diolesi dlingo bawang, terus Bapak/Ibunya sebelum menyentuh anaknya harus mandi dulu. Dan tenyata benar, setelah dilakukan seperti itu anaknya tidak demam tinggi lagi walaupun ayah/ibunya pulang melayat. Kejadian itu dijadikan pelajaran, "dititeni" akhirnya jadi tradisi, terus kalian yang sudah pinter menemukan bahwa ternyata yg dibawa pulang dari luar rumah itu namanya bukan sawan tapi virus... Ngono to?"

Nyengir..., "Iya, Mbok!" πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

"Sekarang masih mau ngeyel. Masih mau bilang wong kuno itu bodo? Sing bodo ya kamu2 itu. Sudah bagus2 nenek moyangnya niteni kalau bau badan itu banyak2 makan daun luntas dan minum kunci suruh, ehhh kalian malah nuruti bakul minyak wangi, bau badan cukup disemprot. Padahal badanmu bau itu karena banyak kuman yang harus dibersihkan, kalau cuma disemprot minyak wangi, nggak menyelesaikan masalah, minyak wanginya hilang tetap bau. Nenek moyangnya sudah capek-capek niteni kalau orang yang badannya sehat itu tidak mudah diserang sawan eh virus, makanya harus rajin minum jamu, ehhh kalian malah pilih percaya bakul obat yg obatnya cuma menghilangkan rasa sakit, pas diminum sehat, besuk kambuh lagi, minum lagi, sehat, kambuh lagi... Akhir e yoo rusak jeroanmu... Paham ora?"

πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… Ampunnnnn malah didukani... πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ
Wis paham, Mbok!... Pahaamm! ...
Anakmu mengaku salah πŸ™πŸ™πŸ™
Nenek moyang kita wes pinter duluan.

14 Apr 2020

Jenenge jaran

*_Iki entuk crito tentang AGUS soko Bu Rejeki 

*Ning jero kelas Bu guru lagi mulang boso Jowo*

*Bu Guru* :  " murid- murid... kewan opo sing huruf awale.. *J* "

*Murid murid meneng kabeh..*
terus *Agus* ngacung :

*Agus* : *" JARAN, bu guru.."*

Bu guru : *"pinteeeerrr.. kowe  Gus"*

*Bu guru* : " jajal saikir kewan opo sing huruf awale *N*..."

*Agus* nyahut maneh:  *" NIKU JARAN, bu guru..."*

Bu guru : " *Gus kowe maju ngadeg ning ngarep kelas...."*

*Agus* maju, diukum ning ngarep kelas..

*Bu guru* :  " trus maneh yo..kewan opo sing huruf awale *K* "

*Murid murid meneng kabeh ..*

*Agus* ngomong lirih..: *" KOYOK'E JARAN.."*

*Murid murid ngguyu cekikik'an sebagian ngakak...*

Bu guru jengkel : *"Gus...metuo ning njobo kelas kono !!.."*

*Akhire sak kelas anteng meneng.*

*Bu guru* :  " ayo diterusno meneh yo..kewan opo sing huruf awale... *R*.." 

*Agus* Nglongok soko njobo cendelo *"ROMBONGAN JARAN.... Bu guru !!! "*

*_Wiiinggggggggg.....!!! ... Cethoook_* 

penghapus mabur keno bathuk'e *Agus*...

*Bu Guru : "*Terusno maneh yo anak-anak, kewan opo sing jenenge diawali soko huruf *G* ?"

*Agus* njawab karo bengok-bengok soko ngisor cagak gendero :
*"GENAH JARAN kok.... iseh takon wae...!!!".*

*Bu guru metu langsung malangkeriiik karo mendelik  koyok walang kekek...*

*Bu guru* mlebu maneh nang kelas " *kewan opo sing hurup awale...   M* ?

*Agus*  Karo ngakak*  jwb  *Manuk e Jaran buuu.....!!!* 

*Bu Gurune akhire stress, njur Guya - guyu dewe, koyok sing moco crito iki....*

     *Tersenyum bagian dari ibadah , tertawa pola  hidupr Sehat* 

   *Mbok Menowo Manfa'at kanggo Jampi stress*

Nek ra guyu kbangetenπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺben ora spaneng kelingan corona🀭🀭

The law of attraction

Diawali pagi ini dengan Bismillahiirramanirahim
Alhamdulillahirobbil'alamiin

 *The Law of atraction*

Kita sudah berbicara tentang Corona Virus selama beberapa pekan ini ..
Sadar atau tidak, kita telah membuat energi virus ini semakin kuat,sehingga menciptakan getaran negatif yang tak terhitung jumlahnya ....

Adalah the law of atraction,
Hukum tarik menarik. 

Pikiran & perasaan positif akan menarik segala yg positif , pikiran & perasaan negatif  akan menarik yg negatif
Karena itu , mari teman2 

Lebih baik kita lakukan self talk pada diri kita,  katakan

Alhamdulillah ya Allah atas segala nikmatMU, dan atas izinMu KAMI BEBAS DARI VIRUS APA PUN
KAMI  SEHAT  SEMPURNA BAIK FISIK MAUPUN JIWA.
DARI HARI KE HARI KAMI SEMAKIN SEHAT, " kemudian iringi dengan doa, karena doa adalah harapan dan merupakan energi positif.

Yakinlah , bahkan jika 1% dari komunitas kita mulai mengatakan dan memvisualisasikannya, itu akan membuat perubahan yang kuat ....

TARIK ENERGI POSITIF YANG TAK TERBATAS !

Mulai hari ini ..
Dari rumah masing masing, marilah 
Seluruh anggota keluarga  doa bersama sesuai dengan keyakinan masing masing.

*Kekhawatiran dan kepanikan adalah  negatif maka akan menarik energi negatif, sebaliknya doa dan harapan adalah positif maka akan menarik energi positif*

Maa Sya Allah .. semoga bermanfaat.

Selamat pagi dan selamat beraktivitas .. semoga lancar dan penuh keberkahan.

Aamiin..Aamiin..Aamiin..Yaa Robbal'aalamiin

12 Apr 2020

Kumpulan puisi Kartini untuk paud


Ibu Kartini dan cita-citaku

ku ingin seperti ibu Kartini
hidupmu memberi inspirasi
cita-citamu begitu tinggi
namamu terkenang abadi

kau angkat derajat wanita
mereka berkarya dimana-mana
terima kasih wahai bunga bangsa
ku teruskan cita-citamu yang mulia

**

Kartini selalu di hati

wahai ibu Kartini
namamu terukir abadi
dalam hati setiap wanita
engkau angkat derajat mereka

wahai ibu Kartini
hatimu ikhlas dan suci
perintis emansipasi wanita
jasamu kukenang selamanya


**

siapakah dia

tersebutlah seorang wanita
terlahir di tanah jepara
dalam usia muda
begitu besar jasanya

dalam sahaja hidupnya
ia cerdaskan kaumnya
wahai kawanku siapakah diia?
ibu kartini pahlawan wanita

10 Des 2019

Mengenal mata uang kripto dan Dompet digital


Manusia dalam memenuhi kebutuhannya pasti membutuhkan orang lain. Petani membutuhkan ikan dari nelayan. Sebaliknya nelayan membutuhkan beras dari petani. Pada awalnya dilakukan barter. Namun pada perkembangannya ditemukan alat tukar berupa keping logam. Hingga dengan perkembangan budaya yang semakin kompleks muncul uang kertas. Selanjutnya dikenal cek, pengiriman uang melalui wesel hingga pada masa kekinian perpindahan uang semakin cepat dengan teknologi digital dan internet.

Uang yang biasanya dapat kita pegang, kini dapat berpindah tangan tanpa membutuhkan wujud uang tersebut secara fisik. Perpindahan jumlah uang itu hanya berupa angka-angka di catatan akun atau rekening di bank. Apa lagi kita mengenal yang namanya dompet digital seperti gopay, ovo, linkaja, jenius, dan lain-lain. Adanya dompet digital memungkinkan kita merasakan kemudahan transaksi online atau offline tanpa harus ribet ke bank untuk membuka rekening.

Pada dasarnya keberadaan uang itu sendiri karena adanya kesepakatan sekelompok orang yang saling mengakui dan menerima seperangkat alat untuk digunakan sebagai alat tukar dengan nilai yang disepakati bersama. Sekelompok orang itu bisa berupa negara, sebuah kawasan (uni eropa misalnya), empat orang yang main monopoli atau sekumpulan anak yang main pasar-pasaran. Seperangkat alat itu bisa berupa koin logam, uang kertas, daun-daunan, secarik kertas yang ditulisi angka, atau serangkaian angka dalam sebuah aplikasi keuangan.

Nah.. Kini ada pula yang disebut dengan mata uang kripto atau dalam bahasa inggris disebut cryptocurrency. Seperti halnya uang konvensional, seperti dollar, rupiah, euro, ringgit, dll, ada beragam mata uang kripto. Yang paling awal muncul bernama bitcoin. Beberapa nama yang lain misalnya etherium,, inacoin, bitcash, dan lain sebagainya. Sebagai tambahan pengetahuan dan pemahaman terhadap mata uang kripto mari kita coba membandingkan dengan mata uang konvensional dalam beberapa hal.

Keberadaan mata uang konvensional dilatarbelakangi dengan keberadaan suatu negara dan kemajuan teknologi pengolahan logam dan percetakan. Sebagai contoh, Mata uang rupiah ada karena adanya NKRI yang berdaulat. Pemerintah Indonesia mencetak uang kertas dengan jaminan melalui Bank Indonesia, bahwa secarik kertas dapat memiliki nilai seratus ribu, dua puluh ribu atau seribu. Secarik kertas itu hanya berharga jika berada di wilayah Indonesia. Jika berada di luar negeri, uang kertas itu tak ubahnya hanya selembar kertas biasa dengan gambar dan angka di atasnya.

Demikian pula dengan deretan angka yang tertulis di buku tabungan atau aplikasi dompet digital kita, keberadaannya karena jaminan dari pemerintah melalui lembaga keuangan resmi. Dengan fasilitas atm, mobile banking, atau aplikasi dompet digital kita bisa menggunakan deretan angka tersebut untuk melakukan transaksi keuangan atau berbelanja.

Sedangkan Mata uang kripto muncul karena kemajuan teknologi digital dan internet. Sebagai contoh, bitcoin sebenarnya adalah sejumlah angka yang tertulis dalam akun pribadi kita, mirip dengan sejumlah angka dalam catatan akun bank yang kita lihat melalui atm saat kita melihat isi saldo. Bitcoin tidak memiliki bentuk fisik seperti uang logam atau uang kertas. Mata uang kripto tidak dijamin oleh suatu negara. Penggunaannya bisa oleh siapa saja dan di mana saja selama bisa digunakan untuk transaksi.

Peredaran mata uang konvensional diatur dan ditentukan oleh sebuah negara melalui seperangkat sistem kebijaksanaan ekonomi yang melibatkan pemerintah dan perbankan. Sedangkan mata uang kripto peredarannya tergantung dari seberapa banyak orang yang mengakui dan menerima mata uang kripto itu sebagai alat transaksi keuangan. Karena tidak bergantung pada sebuah negara, maka penggunaan mata uang kripto tidak dibatasi oleh wilayah negara. Bitcoin sebagai mata uang kripto  yang muncul pertama kali, memiliki pengguna yang terbanyak dan dengan penyebaran yang terluas di dunia.

Catatan keuangan digital konvensional seperti rekening bank, gopay, atau kartu kredit biasanya terpusat dalam sejumlah server yang ditangani oleh sebuah lembaga keuangan. Karena terpusat, jika ada kesalahan sistem maka akan banyak pengguna yang mengalami dampaknya. Bila ada yang berniat meretas sistem keuangan tersebut, ia cukup mengarahkan serangannya ke sebuah komputer server saja.

Sedangkan catatan keuangan mata uang kripto, dirancang sedemikian rupa dan tersebar ke jutaan komputer  di seluruh dunia. Siapa saja yang sanggup menyediakan komputer dengan kemampuan sesuai standar tertentu, bisa menjadi server yang akan menyimpan semua catatan transaksi dseluruh dunia mulai awal hingga detik terakhir. Karena catatan yang tersebar, maka kesalahan sistem pada sebuah atau beberapa komputer server tidak akan berpengaruh sama sekali. Demikian pula bila ada yang ingin meretas, maka ia harus menyerang jutaan server sekaligus dalam waktu yang bersamaan; sebuah hal yang mustahil dilakukan.

Demikian sekilas tentang seluk beluk teknologi dompet digital dan mata uang kripto.